HeidiSQL : Tools GUI Interface Database

Dalam melakukan iterasi pekerjaan terutama dalam penyimpanan data LOG dan History, sebuah fungsi database sangatlah  diperlukan, ketika order pekerjaan sudah  memiliki jumlah baris lebih dari 1 juta maka biasanya saya akan mengucapkan selamat tinggal kepada MSExcell,  terima kasih … fungsi anda sudah tidak bisa digunakan lebih lanjut lagi … hihi

Penggunaan data MS Access dari Microsoft sebenernya sudah banyak membantu, tetapi model penyimpanan yang bersifat portable dan kebiasaan kebebasan dalam melakukan olah data sesuai dengan apa yang saya pengen, maka MS Acces juga mulai saya tinggalkan.

Kemudian mencoba menggunakan Oracle XE, penggunaan database ini pada dasarnya nyaman, hanya saja kapasitas yang diberikan sangatlah terbatas, jadi terpaksa Oracle XE juga saya tinggalkan.

Setelah Browsing kesana kemari di Internet, akhirnya diputuskan lah menggunakan 2 buat database yang digunakan sebagai substitute sesuai dengan pekerjaan apa yang akan dilakukan, bersifat rutin harian yang perlu kemudahan atau memiliki readiness dan sistem data yang mumpuni dalam pengelolaan data yang lebih kompleks, 2 buah database server yang kemudian disebut MySql dan PostgreSql

Keduanya punya kelebihan dan kekurangan menurut saya, dan saya enjoy saja menggunakan keduanya, yang jadi masalah hanyalah antar muka yang harus saya gunakan juga jumlahnya ada 2 yang biasanya PHPMyadmin atau PGAdmin III, hal ini lah yang rada merepotkan … sampai akhirnya ketemulah saya dengan Heidi SQL, aplikasi sistem antar muka client yang bisa melakukan query dalam dua buah database yang saya gunakan.

beberapa kelebihan Heidi SQL yang saya rasakan disamping aplikasinya ndak makan banyak memory,  penerbitnya juga sering melakukan update software secara berkala, sehingga makin cocoklah saya dengan software ini.

ndak ada salahnya kan berbagi informasi baik … gih, silahkan dicoba ya Gan

Just Copas : Sikap, Bersikap, dan Tersikap

Mohon ijin utk share tulisan bagus ini

Keberuntungan” kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal.
Karena itulah takdir mereka.

Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu

Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan

Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat

Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu.

Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui.

Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah

Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan.

Perbanyaklah Alhamdulillah, itu yang akan mendatangkan kebahagiaan.
Terus ucap alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

 

Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu.

Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.

Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.

 

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol.

Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.

Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri, yang jauh dari mereka.

Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka. (love you Mom)

 

Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan

Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa rumus kegagalan adalah sikap “asal semua orang senang”

 

Teman itu seperti anak tangga,
boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

 

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.

Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun.
Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah walau sekali sujud.

Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.

Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi.

Tapi bersandarlah kepada Allah karena Dialah yang menentukan segala sesuatu.

 

 

Subhanallah wa bihamdihi subhanallah hiladzim.

Just Copas : Sharing is Everything

Obrolan guru dan murid

Guru : Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.
Murid : Ya Guru.

Tidak berapa lama, si murid sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.
Guru : Cobalah kamu rasakan kopimu , bagaimana rasa kopimu?
Murid : Guru, rasanya sangat pahit sekali.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Rasa pahitnya sudah mulai berkurang guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Rasa pahitnya sudah berkurang banyak guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : sangat manis sekali guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Terlalu manis, malah tidak enak guru.
Guru : Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Murid : Aduh guru, rasa wedang kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa guru.
Guru : Ketahuilah muridku, jika rasa pahit kopi ibarat kefakiran hidup kita dan rasa manis gula ibarat harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa muridku.

Sejenak sang murid termenung, lalu menjawab.
Murid : Ya Guru, sekarang saya tahu, kenikmatan hidup dapat aku rasakan jika aku dapat merasakan hidup seperlunya, secukupnya, tidak melampaui batas. Terimakasih atas pelajaran ini guru.
Guru : Ayo muridku, kopi yg sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.

Si murid lalu mengerjakan perintah gurunya.
Guru : Bagaimana rasanya muridku?
Murid : rasanya nikmat guru…
Guru : Begitu pula jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan yang fakir.

Semoga bermanfaat.